Skip to main content

Rangkuman Materi Pendapatan Per Kapita dan Pendapatan Domestik Regional Bruto

PENDAPATAN PER KAPITA 


Pendapatan per kapita adalah pendapatan rata-rata penduduk suatu negara pada periode tertentu (umumnya satu tahun)

GDP per kapita = GDP tahun n/jumlah penduduk tahun n

GNP per kapita = GNP tahun n/jumlah penduduk tahun n 


Cara menghitung pendapatan per kapita :

1. Pendapatan per kapita nominal → dihitung berdasarkan harga yang berlaku dengan tidak memperhitungkan inflasi
2. Pendapatan per kapita riil → dihitung berdasarkan harga konstan dengan memperhitungkan inflasi

Kesimpulan

Naik tidaknya tingkat kemakmuran masyarakat bisa dilihat dari pendapatan per kapita riilnya bukan pendapatan perkapita nominal

Manfaat Menghitung Pendapatan Per Kapita

1.Mengetahui perkembangan tingkat perekonomian suatu negara
2.Mengetahui tingkat kemakmuran suatu negara
3.Membandingkan tingkat kemakmuran antarnegara
4.Pedoman pengambilan kebijakan ekonomi bagi pemerintah


Ketimpangan Distribusi Pendapatan

a.Menggunakan Koefisien Gini
Adalah koefisien/angka yang digunakan untuk menunjukkan tingkat ketimpangan distribusi pendapatan
Koefisien ini dimulai dari 0 sampai 1
0  → distribusi pendapatan sudah merata dengan sempurna
1  → distribusi pendapatan tidak merata secara sempurna
Koefisien gini yang diperoleh juga bisa digambarkan dalam kurva lorenz



b.Menggunakan Kriteria Bank Dunia

Tingkat ketimpangan tinggi jika kelompok 40% penduduk termiskin memperoleh pendapatan lebih kecil dari 12% dari keseluruhan pendapatan nasional

Tingkat ketimpangan sedang jika kelompok 40% penduduk termiskin memperoleh pendapatan antara 12% - 17% dari keseluruhan pendapatan nasional

Tingkat ketimpangan rendah jika kelompok 40% penduduk termiskin memperoleh pendapatan lebih dari 17% dari keseluruhan pendapatan nasional

PENDAPATAN DOMESTIK REGIONAL BRUTO ( PDRB )


Menurut pendekatan nilai produksi, PDRB adalah jumlah nilai produk barang dan jasa yang dihasilkan oleh berbagai unit produksi di dalam suatu wilayah atau daerah pada suatu periode tertentu, biasanya satu tahun

Menurut pendekatan pendapatan, PDRB adalah jumlah nilai balas jasa dari faktor produksi yang ikut dalam proses produksi

Menurut pendekatan pengeluaran,PDRB adalah total nilai pengeluaran konsumsi rumah tangga, pemerintah, lembaga nirlaba, pembentukan modal, perubahan stok dan ekspor neto


Manfaat Menghitung PDRB

a.Bahan evaluasi pembangunan di masa lalu 
b.Bahan umpan balik terhadap perencanaan pembangunan yang telah dilaksanakan
c.Dasar pembuatan proyeksi perkembangan perekonomian di masa yang akan datang
d.Membandingkan peranan masing-masing sektor perekonomian suatu wilayah
e.Mencerminkan produktivitas tenaga kerja masing-masing

MACAM-MACAM PDRB

a.PDRB atas dasar harga berlaku
b.PDRB atas dasar harga konstan ( harga suatu tahun yang tetap yang dipakai sebagai tahun dasar )


Comments

Popular posts from this blog

Rangkuman Materi Pakta Warsawa

Pakta Warsawa merupakan aliansi militer antar negara yang digagas oleh Uni Soviet pada tanggal 4 Mei 1955 sebagai bentuk reaksi atas bergabungnya Jerman Barat ke dalam NATO. Sebagai organisasi bentukan Uni Soviet, Pakta Warsawa beranggotakan negara-negara Blok Timur di kawasan Eropa Timur yang pro kepada Uni Soviet. Pakta Warsawa (Warsaw Pact) adalah nama yang diberikan kepada kesepakatan antara beberapa negara Komunis Eropa. Pakta Warsawa didirikan pada tahun 1955 di Warsawa, Polandia. Kesepakatan ini juga dikenal sebagai Warsaw Treaty of Friendship, Cooperation and Mutual Assistance. Uni Soviet memprakarsai Pakta Warsawa untuk menanggapi pembentukan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Pada pakta tersebut, negara-negara anggota sepakat untuk melindungi bila salah satu negara anggotanya mendadak diserang. Komando militer anggota Pakta Warsawa berada di bawah pimpinan Marsekal Ivan S Konev yang berasal dari Uni Soviet. Tujuan utama didirikan Pakta Warsawa ini unt...

Rangkuman Materi Sapere Aude

    Sapere aude adalah frasa Latin yang berarti "Berani tahu"; dan juga secara longgar diterjemahkan sebagai "Berani bijaksana", atau bahkan lebih longgar sebagai "Berani untuk berpikir sendiri!" Awalnya digunakan dalam Book of Letters (20 SM), oleh penyair Romawi Horace , frasa Sapere aude dikaitkan dengan Zaman Pencerahan , selama abad ke-17 dan ke-18, setelah Immanuel Kant menggunakannya dalam esai, " Menjawab Pertanyaan: Apa itu Pencerahan? "(1784). Sebagai seorang filsuf, Kant mengklaim ungkapan Sapere aude sebagai moto untuk seluruh periode Pencerahan, dan menggunakannya untuk mengembangkan teorinya tentang penerapan akal di ruang publik urusan manusia. Pada abad ke-20, dalam esai "What is Enlightenment?" (1984) Michel Foucault mengambil rumusan Kant tentang "berani tahu" dalam upaya untuk menemukan tempat bagi individu pria dan wanita dalam filsafat post-strukturalis , dan dengan demikian mene...