Ringkasan Materi Peristiwa Penting di Eropa : Gerakan Renaissance, Reformasi Gereja, dan Gerakan Merkantilisme
A.GERAKAN RENAISSANCE
Sebelum abad ke-14 , Eropa berada pada masa kegelapan. Pada masa itu kebudayaan dan ilmu pengetahuan tidak berkembang, hingga para pemikir Eropa berusaha mencari ide-ide baru dengan cara mempelajari ilmu-ilmu yang ditinggalkan oleh bangsa Yunani dan Romawi , baik dalam bentuk pemikiran , bangunan, atau karya seni yang kemudian dimodifikasi
Pada abad ke-14 sampai abad ke-17 lahirlah Gerakan Renaisans (Renaissance), yaitu jaman pencerahan atau jaman kembali ke kebudayaan Yunani dan Romawi Kuno . Masa ini ditandai oleh kejayaan di bidang seni, pemikiran, dan kesusastraan, serta berpengaruh di bidang yang lainnya
B.REFORMASI GEREJA
Latar belakang terjadinya reformasi gereja :
- Adanya penjualan surat pengampunan dosa dan indulgensia
- Kekuasaan ganda paus yaitu sebagai kepala agama dan kepala pemerintahan
- Perbuatan amoral dari para pemuka agama
- Puncak reformasi, penempelan 95 dalil protes yang dilakukan oleh Marthin Luther didepan gereja Withenberg di Jerman
Berikut ini beberapa tokoh Reformasi Gereja
1.Ajaran Martin Luther
Pada tahun 1517 Martin Luther membuat 95 dalil yang menentang ajaran Kristen Katolik
Karena ajarannya bertentangan dengan ajaran Katolik, maka atas desakan Paus, Kaisar Charles V mengundang Martin Luther datang di Reigchstag di Worms (1520) untuk melepaskan ajaran yang dianggap keliru oleh Gereja Katolik
Martin Luther menerangkan bahwa jika ajarannya itu bertentangan dengan Injil maka ia sanggup untuk melepaskannya , tetapi karena tidak ada yang membantah maka Martin Luther menyatakan melepaskan hubungannya dengan kekuasaan gereja
Martin Luther sebenarnya telah melepaskan hubungannya dengan kekuasaan gereja sebelum terjadinya peristiwa Worms, yaitu ketika Martin Luther membakar surat kutukan Paus
Walaupun ajaran Martin Luther dianggap keliru oleh Reigchstag akan tetapi dengan hati yang tabah ia tetap memegang dalil-dalilnya . Sejak itu , ia dianggap musuh negara (siapapun boleh membunuhnya ). Ketika Martin Luther kembali, ia dibawa oleh Friedrich ( Raja Sachsen) dan diberi perlindungan di kota Wartburg. Di temapat ini ia menerjemahkan Kitab Injil dari bahasa latin ke dalam bahasa Jerman. Hal ini menimbulkan dua akibat yang penting, yaitu pertama, sejak itu bahasa dan kesusastraan Jerman terdorong untuk berkembang. Kedua, Injil dapat dibaca dan diselidiki oleh tiap-tiap orang, sehingga mereka dapat mempunyai pandangan tersendiri terhadap ajaran Kristen. Untuk selanjutnya Martin Luther membentuk agama Prostetan.
Sifat umum agama Prostetan adalah membolehkan siapapun mempelajari dan menyelidiki Injil. Serta menempatkan manusia langsung di hadapan Tuhan. Pemeluk agama Prostetan ini juga sangat mementingkan perseorangan dan kemerdekaan dalam hidup dan berpikir . Kemerdekaan berpikir biasanya akan menimbulkan pemberontakan terhadap penguasa dan apabila tidak mampu memberontak maka mereka pindah ke tempat lain agar dapat hidup dan berpikir secara leluasa dan merdeka , seperti perpindahan bangsa Inggris ke Amerika Utara.
Jadi dapat disimpulkan istilah Reformasi Gereja muncul sejak Martin Luther mempelopori pembaharuan agama Kristen
2.Ajaran Jean Calvin
Jean Calvin adalah seorang ahli hukum yang lahir di Noyon, Prancis pada tahun 1509.
Calvin mengajarkan bahwa gereja dipisahkan dari kekuasaan pemerintahan duniawi.
3.Ajaran Anglican di Inggris
Pada mulanya raja-raja Inggris memeluk agama Katolik.
Raja Henry VIII Tudor berselisih dengan Paus, karena Paus tidak mau memberi izin Raja Henry VIII untuk bercerai dengan permaisurinya, maka Raja Henry VIII melepaskan hubungan gereja inggris dengan Roma
Sejak saat itu, antara Gereja Inggris dengan Roma tidak mempunyai hubungan lagi
Oleh karenanya , yang menjadi kepala agama bukan lagi Paus , melainkan Raja Inggris dan agamanya disebut Anglican
Para reformator lainnya sebagai pendahulu dari Martin Luther dan Jean Calvin , diantaranya Jan Hus dari Bohmia, John Wycliffe dari Inggris (abad ke-14), Peter Waldo dari Perancis (abad ke-12) .
Ketiga tokoh reformator ini dianggap pelopor Prostetan pertama
4.Gerakan Kontra Reformasi (Counter Reformation)
Seni barok adalah salah satu implikasi dari gerakan kontra reformasi
Kata barok berasal dari bahasa Italia, yaitu barocco yang artinya mutiara yang tidak rata bentuknya
Seni barok ini muncul pertama kalinya pada zaman Renaissance dan berkembang pesat di Italia, Spanyol, Jerman, dan Polandia
Leonardo da Vinci dan Michelangelo adalah pelukis terkenal pada masa ini
Untuk dapat mengatasi keadaan keadaan maka diselenggarakan perjanjian perdamaian agama di Augsburg (1555) . Pada tahun 1618 pecah perang agama yang berlangsung selama 30 tahun dan berakhir pada tahun 1648 . Kemenangan berada di pihak Protestan dan selanjutnya diadakan lagi perjanjian agama di Westphalen
C. Gerakan Merkantilisme
Pada abad ke-16 dan ke-17 , banyak negara Eropa yang telah berhasil menemukan bentuk dan identitasnya serta telah menjadi negara nasional . Kuat atau tidaknya posisi mereka didalam negeri banyak ditemukan oleh masalah-masalah luar negeri
Sementara itu , semua pemecahan permasalahan dinegeri itu memerlukan biaya yang cukup tinggi.
Pada abad-abad ini, kegiatan perdagangan yang semula berada di Laut Tengah berpindah ke lautan luas seperti Samudra Atlantik
Dalam kegiatan perdagangan ini bangsa Spanyol , Belanda, Inggris dan Perancis berhasil mendapatkan keuntungan dari pusat-pusat perdagangan yang sangat strategis dari daerah kekuasannya
Raja-raja penganut merkantilisme diantaranya Karel V dari Spanyol , Elizabeth dari Inggris , Prins Maurits yang pada waktu itu menjadi wali negara di negara Belanda, Louis XIV dari Perancis
Kekayaan akan logam mulia mengalir ke Eropa terutama melalui negara Spanyol,Portugis,Belanda dan Inggris
Merkantilisme adalah cara untuk mengatur kegiatan ekonomi dalam pertumbuhan kapitalisme pada awal zaman modern di Eropa
Proses Berlin-Roma-Tokyo ditandai dengan semangat chauvinisme , yaitu ajaran yang dikatakan oleh Bierte Chauvin dari Perancis . Ajaran ini mengatakan bahwa bangsa yang ditakdirkan lebih unggul dari bangsa-bangsa lain yang berhak untuk menguasai bangsa-bangsa lain
Sekalipun Jerman sering dijuluki "Negara imperialis yang Kesiangan", namun ia dapat menguasai beberapa daerah jajahan seperti Togo, Kamerun, dan Namibia,Afrika Barat Daya




Comments
Post a Comment